Kamis, Oktober 31, 2013
Selasa, Oktober 29, 2013
Abah jeung Ambu Jalan2 ka Jepang
ABAH JEUNG AMBU JALAN2 KA JEPANG
Abah jalan2 jeung si Ambu ka Ginza Jepang. Geus jam 2 beurang can dahar waé, atuh puguh lapar pisan.
Abah : “Ambu lapar henteu?”
Ambu : “Ih puguh atuh, ieu beuteung mani kukurubukan kieu”
Abah : “Tah, aya restoran nu palayanna maké robot!”
Ambu : “Enya nya, maké robot mah sigana gancang disuguhkeunana”
Kacaritakeun, sup wéh ka restoran robot éta.
Gék diuk pahareup-hareup.
Robot datang ngadeukeutan, pék ngomong :
“What is your nationality?”, robot nanya.
Abah : “Indonesia”
Robot : “Selamat datang”, langsung nerjemahkeun maké bahasa Indonesia.
“Apa bahasa daerah anda?”, robot nanya deui.
Abah : “Sunda”
“Wilujeng sumping. Badé pesen naon?” ceuk robot langsung otomatis maké basa Sunda
"Canggih ", Abah ngaharewos.
Ambu : “Aya lotek?”
Robot : “Aya”
Abah : “Pesen dua porsi”
Robot : “Porsi ageung atanapi alit?"
Ambu : “Porsi ageung”
Robot : “Sabaraha céngékna?”
Ambu : “Nu hiji dua, nu hiji sapuluh”
Robot : “Nganggo kangkung?”
Abah : “Enya”
Robot : “Nganggo waluh?”
Abah : “Enyaaa”
Robot : “Nganggo engkol?”
Abah : “Enyaaaaa”
Robot : “Badé engkol ti China atanapi asli Jepang?
“Nu mana waé lah”, Abah rada ambek.
Robot : “Kacangna badé diréndos atanapi diblénder? "
Abah : “Kumaha sia!”
Robot : “Kacangna setengah mateng atanapi mateng?”
“Goréng sing garing!”, ceuk Abah ngamuk.
Robot : “Nganggo goréng bawang henteu?”
“Maké kéhéd!” Abah sesengor tarik.
Robot : “Dibungkus daun cau atanapi dipiringan?”
“Dipiringan!”, Abah ngadat
“Lisahna mantega atanapi lisah kalapa?”
“Jalantah...!! Kuya!” bari ambek.
Robot cicing, lampuna buburinyaian, sigana mah keur proses.
Kira-kira 10 menitan kakara robot téh ngomong deui:
“Hatur nuhun. Pesenan katampi. Mung teu tiasa dicumponan”
Abah : “Naha? Geus lila-lila aing ngomong jeung sia?”
Robot : “Kumargi teu acan aya bahanna, khususna: Jalantah, Kuya, sareng Kehed”
Abah : “Anjriiit!! Bisa gélo aing di Jepang..?!"
>:O:'(X_X
Jumat, Oktober 25, 2013
Jadwal Pilgub
Kamis, Oktober 24, 2013
Yang Diinginkan Anak-anak dari Ayahnya
Apa saja yg diinginkan anak LAKI-LAKI dari ayahnya?
PERTAMA, tentu kebersamaan dgn ayah utk mendapatkan pengalaman dan kenangan tak terlupakan.
KEDUA, mereka juga ingin ayah membimbingnya utk setiap pertanyaan 'mengapa' yg diajukan. Bukan sekadar jawaban: "kan ayah udah bilang...."
KETIGA, anak laki2 juga ingin menjadikan ayah sebagai teladan, tahu tentang hal2 yg ayah yakini.
Dan akhirnya KEEMPAT, anak laki2, terutama yg mulai beranjak dewasa, mereka ingin tahu isi hati ayah, apa makna hidup ini sbg seorang laki-laki.
Wow.... ayah luar biasa, bukan?
Lalu apa saja yg diinginkan anak PEREMPUAN dari ayahnya?
Ternyata anak perempuan menginginkan ayah menjadi PAHLAWAN untuknya. Sebagai pahlawan, maka ayah akan MELINDUNGI - memberikan tempat yg nyaman dan aman.
Lalu, ayah PEKA & PEDULI - tidak egois, sehingga mendahulukan kepentingan orang lain.
Selanjutnya anak perempuan ingin ayah yg TEGUH - berprinsip penuh keyakinan dan pilihannya.
Dan akhirnya anak perempuan ingin ayahnya PAHAM - antaranya bisa memahami perbedaan antara yg benar dan salah, terutama menyangkut berbagai tindakan anak ayah.
Kekuatan jiwa Ayah, merupakan kekuatan utk Putra-Putri tersayang.
"Damai itu indah"
Damai itu indah - Video Kompilasi Foto AMAL berGUNA
Menghibur Anak-anak PAUD di Balinuraga
Damai itu Indah - Ketulusan Cinta by Ravaas Band
LAMPUNG BARU yang Aman, Damai, Sejahtera
Nasehat Khusus untuk Para Suami
Wahai para suami :
1. Apa yang memberatkanmu—wahai hamba Allah—untuk tersenyum di hadapan istrimu ketika masuk menemuinya, agar engkau memperoleh ganjaran dari Allah Ta’ala?
2. Apa yang membebanimu untuk bermuka cerah ketika melihat istri dan anak-anakmu, padahal engkau akan mendapatkan pahala karenanya?
3. Apa sulitnya apabila engkau masuk ke rumah sambil mengucapkan salam secara sempurna: “Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh,” agar engkau memperoleh tiga puluh kebaikan?
4. Apakah yang menyusahkanmu jika engkau berkata kepada istrimu dengan perkataan yang baik, sehingga dia meridhaimu, sekalipun dalam perkataanmu tersebut agak sedikit dipaksakan?
5. Apakah menyusahkanmu—wahai hamba Allah—jika engkau berdo’a: “Ya Allah. Perbaikilah istriku, dan curahkan keberkahan padanya?”
6. Tahukah engkau bahwa ucapan yang lembut merupakan sedekah?
7. Apa yang memberatkanmu untuk membawa hadiah (oleh-oleh) untuk istri dan anak-anakmu ketika engkau pulang dari safar?
8. Luangkan waktumu untuk menemani istrimu membaca Al-Qur-an, membaca buku-buku yang bermanfaat, dan mendatangi majlis ta’lim (majelis ilmu) yang mengajarkan Al-Qur-an dan As-Sunnah menurut pemahaman para Sahabat.
9. Tahukah engkau wahai hamba Allah, bahwa jima’ (ber setubuh) akan mendatangkan ganjaran dari Allah?
Bahkan Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Di antara amal perbuatan kalian yang paling utama adalah mendatangi (bersetubuh) yang halal, yaitu dengan istri-istri kalian.”
[Hadits shahih: diriwayatkan oleh Ahmad (IV/231), Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliya’ (II/26, no. 1391), dan Ath-Thabrani dalam Al-Mu’jamul Kabiir (XXII, no. 848). Lihat: Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah (no. 441)]
Rabu, Oktober 09, 2013
Kebahagiaan
"Makan kegelisahan" adalah sebuah pengosongan.
Seusai pengosongan, kebahagiaan muncul - yaitu kebahagiaan yg tdk mengenal kegelisahan, sekuntum mawar tanpa onak, anggur yg tdk mengakibatkan pusing...
(Syeikh Jalaluddin Rumi)
"Damai itu indah"
Minggu, Oktober 06, 2013
Bersama Rakyat, TNI Kuat
"Bersama Rakyat, TNI Kuat..!"
TENTARA adalah nama sebuah pekerjaan, sama seperti petani, nelayan, supir, dll...
Yang membuat Tentara itu BERBEDA adalah dia tidak hanya mementingkan diri dan keluarganya saja. Di waktu libur hari-hari besar, di saat anak, istri, atau orang tuanya sakit yg sangat membutuhkan kehadirannya, mereka berjuang demi kehormatan negara: menjaga perbatasan, pulau-pulau terluar, pulau-pulau terpencil, pulau-pulau tanpa penghuni... mereka masih bisa tersenyum dan senantiasa melayani dan menjaga keamanan dan keutuhan NKRI.
Tentara juga bisa meneteskan air mata, jika dia sedih & rindu dengan keluarganya. Hujan, panas, debu, menjadi teman dalam harinya.
Terkadang masyarakat memvonis tentara itu buruk, padahal yg buruk itu sifat manusianya, bukan institusinya. Dengan penghasilan bulanan yg pas-pasan, dia tetap bahagia dan berusaha bekerja dgn profesional dan semaksimal mungkin.
Semoga tulisan singkat ini dapat mewarnai pola pikir kita semua... bahwa mereka adalah garda terdepan negeri ini dan benteng terakhir pertahanan negara.
Doaku untukmu, Tentaraku. Semoga semua mengerti akan tugas muliamu...
Jayalah TNI,
Dirgahayu Pahlawanku.
"Profesional, Militan, Solid, dan Bersama Rakyat TNI Kuat"
Dirgahayu ke-68 TNI..!
Indonesia, 5 Oktober 2013
Sabtu, Oktober 05, 2013
DIRGAHAYU KE-68 TNI
"Dirgahayu ke-68 TNI"
Profesional. Nasionalis. Pejuang dan selalu mencintai Rakyat.
"Damai itu indah"